Penggunaan API
API hanya boleh digunakan untuk aktivitas yang sah. Pengguna bertanggung jawab atas API key, endpoint, request, serta data yang diproses melalui aplikasi atau server miliknya.
Pedoman penggunaan Vier API untuk menjaga akses tetap aman, stabil, fair, dan dapat diandalkan oleh seluruh developer.
API hanya boleh digunakan untuk aktivitas yang sah. Pengguna bertanggung jawab atas API key, endpoint, request, serta data yang diproses melalui aplikasi atau server miliknya.
Dilarang melakukan spam request, brute force, bypass limit, eksploitasi, scraping ilegal, penyalahgunaan provider, percobaan merusak sistem, atau aktivitas yang melanggar hukum.
Sistem dapat membatasi atau memblokir IP secara otomatis saat mendeteksi pola request tidak wajar, flooding, lonjakan ekstrem, atau pola yang menyerupai DDoS. Proteksi ini digunakan untuk menjaga kestabilan layanan.
API key bersifat rahasia dan tidak boleh dibagikan. Pengguna disarankan mengaktifkan Whitelist IP hanya untuk server yang memang digunakan agar credential tidak mudah disalahgunakan.
Limit request dan masa aktif mengikuti paket yang tercatat pada sistem. Paket hanya aktif setelah pembayaran berhasil dikonfirmasi. Invoice batal atau expired tidak mengaktifkan paket.
Pelanggaran dapat menyebabkan rate limit, pemblokiran IP, penonaktifan API key, pembatasan akses, atau penonaktifan akun sesuai tingkat risiko dan dampaknya terhadap platform.
Sistem keamanan berjalan otomatis dan dapat mengambil tindakan ketika pola traffic berpotensi mengganggu layanan. Jika pemblokiran terjadi karena kesalahan, hubungi dukungan melalui halaman Bantuan.
